<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6461454438610478623</id><updated>2011-04-22T05:13:35.528+07:00</updated><title type='text'>Pojok Prambon</title><subtitle type='html'>Menyuguhkan informasi &amp;amp; pengetahuan tentang apa saja...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pojokprambon.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokprambon.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Sukro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06196890757979296235</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6461454438610478623.post-5436043907672801676</id><published>2009-02-05T20:03:00.003+07:00</published><updated>2009-02-10T14:33:30.282+07:00</updated><title type='text'>Ponari, Bocah Megaluh yang Mendadak jadi Pusat Perhatian Warga</title><content type='html'>&lt;div&gt;Berawal dari ’’Watu Gluduk”, Tantang Hentikan Lumpur Lapindo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat kita memang masih kental dengan hal-hal berbau mistik. Buktinya, ratusan warga terus memenuhi rumah Ponari. Bocah itu dikabarkan mampu mengobati berbagai macam penyakit, dengan media sebuah batu. Apakah benar Ponari menjadi ’’sakti” karena batu temuannya itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIKA dilihat sekilas, tidak ada yang istimewa dari seorang Muhammad Ponari, 10, warga Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh. Ia adalah bocah kelas 3 SD dari keluarga yang sederhana. Kedua orang tuanya, Kasim, 38, dan Mukaromah, 28, hanya bekerja sebagai buruh tani. Namun sejak tiga hari terakhir, Ponari mendadak jadi pusat perhatian. Setiap hari, ratusan warga terus berdatangan ke rumah bambu milik orang tuanya. Usut punya usut, bered&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SYrk5dAoVWI/AAAAAAAAABQ/lNC7DSAtq9g/s1600-h/3FTMOJO+PONARI.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299299587245757794" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SYrk5dAoVWI/AAAAAAAAABQ/lNC7DSAtq9g/s320/3FTMOJO+PONARI.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ar kabar bahwa Ponari mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Cara pengobatannya pun cukup unik. Pasien cukup meminum air putih dari rendaman sebuah batu merah pipih sebesar kepalan tangan. Praktis, batu yang ditemukan secara tidak sengaja itu dipercaya sebagai batu bertuah.&lt;br /&gt;Awal penemuan batu pipih berwarna kemerahan itu terjadi sekitar sepekan lalu. Kala itu, hujan lebat mengguyur Kecamatan Megaluh dan sekitarnya. Sebagaimana bocah sebayanya, Ponari pun bermain hujan-hujanan bersama beberapa temannya. Ponari menuturkan, saat itu ada suara petir yang menggelegar. Pada saat bersamaan, kepalanya seperti ditimpuk batu. Batu kemerahan itu lalu jatuh di dekat kakinya. Siswa kelas III SD ini lalu membawa batu yang dianggapnya unik tersebut. ’’Saat mengetahui bahwa batu ini yang mengenai kepala saya, batu itu langsung saya bawa pulang,” ungkapnya polos, saat ditemui seusai mengobati puluhan pasien yang terus berdatangan ke rumah gedhek-nya.&lt;br /&gt;Sesampainya di rumah, Ponari langsung bercerita kepada ibunya, Mukaromah, soal batu yang telah menghantam kepalanya itu. Oleh Mbok Legi, nenek Ponari yang kebetulan mendengar cerita itu, batu tersebut langsung dibuang. Karena Mbok Legi menganggap batu itu jelmaan dari petir. ’’Batu itu langsung dibuang oleh neneknya Ari (panggilan Ponari), karena dianggap sebagai watu gludhuk,” ungkap Mukaromah saat mendampingi anaknya.&lt;br /&gt;Namun saat dibuang, lanjut Mukaromah, keanehan mulai muncul. Awalnya si nenek bermaksud membuang batu tersebut di barongan (kebun bambu) yang berjarak sekitar 100 meter di belakang rumah mereka. Namun saat si nenek belum kembali ke rumah, batu itu sudah kembali lagi ke ruang tamu dimana Ponari sedang duduk. Bahkan --entah benar atau tidak-- setelah dibuang berkali-kali, lanjut Mukaromah, batu itu tetap saja kembali ke tempat Ponari berada. Akhirnya keluarga Ponari pun membiarkan batu itu. Baru beberapa hari kemudian, ada salah satu tetangga mereka, Imam, yang mengalami sakit panas dan muntah-muntah. Tanpa disuruh, Ponari membawa batu itu dan dimasukkan ke dalam segelas air putih. Airnya lalu diminumkan pada si sakit. ’’Selang beberapa jam kemudian, dia langsung sembuh total,” cetus Mukaromah.&lt;br /&gt;Kabar inilah yang kemudian tersebar dengan cepat dan didengar oleh warga sekitar. Alhasil, mereka pun berbondong-bondong datang ke rumah Ponari, untuk meminta kesembuhan lewat ’’batu bertuah” tersebut. Sayangnya, Ponari tidak begitu saja mau melayani pasien. Jika mood- nya sedang jelek, Ponari enggan mengobati pasien dan memilih bermain dengan teman-teman sebayanya. Namun di balik itu, sudah ada ratusan warga yang datang berbondong-bondong ke rumah Ponari. Salah satunya Rojazuli, 60, warga Megaluh. Kakek ini sengaja datang ke rumah Ponari, untuk mengobati anak dan cucunya yang mengidap penyakit asma bawaan. ’’Mudah-mudahan melalui Ponari dan batunya, penyakit asma yang diidap anak dan cucu saya bisa sembuh,” harap Rojazuli.&lt;br /&gt;Bahkan muncul pengakuan yang cukup menarik dari Ponari. Suatu saat, ia pernah minta kepada orang tuanya untuk diantarkan ke kawasan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo. Ia mendadak mengaku bisa menghentikan semburan lumpur yang sudah menenggelamkan beberapa desa itu. Caranya, dengan melemparkan batu itu ke arah semburan lumpur. Namun syaratnya, Ponari harus diantar orang-orang tertentu. Salah satunya adalah tetangga dekat mereka, Sumarni, yang pernah disembuhkan Ponari. ’’Saya tidak tahu kenapa Ponari meminta saya agar suatu saat diantar ke lumpur Lapindo,” ungkap Sumarni yang kini disibukkan membantu Ponari melayani para tamunya.&lt;br /&gt;Menariknya, Ponari sendiri tidak mau menerima uang dari hasil prakteknya. Entah apa alasannya, Ponari selalu menolak saat disodori uang oleh para pasien. Bahkan Ponari pernah marah dan ngambek tidak mau melayani pasien, saat ada orang yang memaksa memberinya uang untuk sekedar balas jasa. Kendati demikian, membludaknya pasien yang berobat ke Ponari tetap menjadi berkah bagi warga setempat. Di pintu masuk Dusun langsung disediakan kotak amal serta parkiran yang dikelola warga. Sedianya uang hasil parkiran dan kotak amal tersebut akan digunakan untuk membantu perekonomian keluarga Ponari, serta pembangunan jalan masuk dan masjid Dusun setempat. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sumber: Radar Mojokerto&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6461454438610478623-5436043907672801676?l=pojokprambon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokprambon.blogspot.com/feeds/5436043907672801676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6461454438610478623&amp;postID=5436043907672801676' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/5436043907672801676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/5436043907672801676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokprambon.blogspot.com/2009/02/ponari-bocah-megaluh-yang-mendadak-jadi.html' title='Ponari, Bocah Megaluh yang Mendadak jadi Pusat Perhatian Warga'/><author><name>Sukro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06196890757979296235</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SYrk5dAoVWI/AAAAAAAAABQ/lNC7DSAtq9g/s72-c/3FTMOJO+PONARI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6461454438610478623.post-704009627110725102</id><published>2008-11-12T21:01:00.002+07:00</published><updated>2008-11-12T21:05:27.718+07:00</updated><title type='text'>Hijau Iwan Fals</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SRrilQ-0F-I/AAAAAAAAABI/XzRiLnLmogY/s1600-h/iwan+fals+kampanye+penghijauan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267771844004681698" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SRrilQ-0F-I/AAAAAAAAABI/XzRiLnLmogY/s320/iwan+fals+kampanye+penghijauan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Langitku bocor....&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hutanku rusak....&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hijau..hijau...hijau...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6461454438610478623-704009627110725102?l=pojokprambon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokprambon.blogspot.com/feeds/704009627110725102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6461454438610478623&amp;postID=704009627110725102' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/704009627110725102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/704009627110725102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokprambon.blogspot.com/2008/11/hijau-iwan-fals.html' title='Hijau Iwan Fals'/><author><name>Sukro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06196890757979296235</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SRrilQ-0F-I/AAAAAAAAABI/XzRiLnLmogY/s72-c/iwan+fals+kampanye+penghijauan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6461454438610478623.post-8017101557549975447</id><published>2008-11-05T17:00:00.001+07:00</published><updated>2008-11-05T17:02:50.893+07:00</updated><title type='text'>Potret Seni</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SRFvN07BCWI/AAAAAAAAABA/YwGlWqvBScM/s1600-h/aksi+seni.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 234px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SRFvN07BCWI/AAAAAAAAABA/YwGlWqvBScM/s320/aksi+seni.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265111722707978594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6461454438610478623-8017101557549975447?l=pojokprambon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokprambon.blogspot.com/feeds/8017101557549975447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6461454438610478623&amp;postID=8017101557549975447' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/8017101557549975447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/8017101557549975447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokprambon.blogspot.com/2008/11/potret-seni.html' title='Potret Seni'/><author><name>Sukro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06196890757979296235</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SRFvN07BCWI/AAAAAAAAABA/YwGlWqvBScM/s72-c/aksi+seni.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6461454438610478623.post-2487781162250534969</id><published>2008-10-29T21:10:00.001+07:00</published><updated>2008-10-29T21:15:20.507+07:00</updated><title type='text'>Bagi-Bagi Sembako KarSa</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SQhv5Xys1vI/AAAAAAAAAA4/1nsqRc0ew1k/s1600-h/gus+ipul+salaman.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262579196012320498" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 213px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SQhv5Xys1vI/AAAAAAAAAA4/1nsqRc0ew1k/s320/gus+ipul+salaman.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;PRAMBON -Menjelang pemilihan gubernur putaran kedua 4 November mendatang, dua pasangan yang bakal bertarung terus bergerilya mencari dukungan. Salah satunya dengan mengambil hati para pemilih di tingkat desa.&lt;br /&gt;Yang menarik, tak hanya sekadar mengimbau atau mencari dukungan melalui sosialisasi, ajakan dengan imbalan barang sudah mulai terjadi. Di Desa Prambon misalnya, tim sukses mulai membagi-bagikan sembako dengan pesan ’’dari KarSa’’.&lt;br /&gt;Tentu saja, sembako gratis ini laris manis diserbu warga. Pembagian Rabu (29/10) itu dilaksanakan di rumah Mbah Kasan, salah satu pendukung fanatik KarSa di Dusun Semampir Desa Prambon. Menariknya, para ibu-ibu tak hanya dari dusun tersebut melainkan dari dusun lainnya. Diantaranya Dusun Setro, Dusun Prambon dan dusun lainnya. ’’Lumayan, ada sembako gratis,’’ kata seorang warga yang ikut mengambil beras itu. (*) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6461454438610478623-2487781162250534969?l=pojokprambon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokprambon.blogspot.com/feeds/2487781162250534969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6461454438610478623&amp;postID=2487781162250534969' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/2487781162250534969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/2487781162250534969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokprambon.blogspot.com/2008/10/bagi-bagi-sembako-karsa.html' title='Bagi-Bagi Sembako KarSa'/><author><name>Sukro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06196890757979296235</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SQhv5Xys1vI/AAAAAAAAAA4/1nsqRc0ew1k/s72-c/gus+ipul+salaman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6461454438610478623.post-561834612481402041</id><published>2008-10-26T21:33:00.004+07:00</published><updated>2008-10-27T16:37:09.952+07:00</updated><title type='text'>Jalur Japanan-Krian Tuntas</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SQSCbt3UV-I/AAAAAAAAAAo/yz_YfTaL3xc/s1600-h/resmikan+jembatan+ngrame.jpg.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261473677355276258" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SQSCbt3UV-I/AAAAAAAAAAo/yz_YfTaL3xc/s320/resmikan+jembatan+ngrame.jpg.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;NGRAME – Persoalan transportasi pasca luberan lumpur Lapindo, akhirnya bisa dituntaskan. Hal itu menyusul selesainya pelebaran jalan dan pembuatan jembatan tambahan antara Japanan–Mojosari–Krian. Pada 2 Juli lalu, bersama pejabat dan masyarakat, Gubernur Jatim Imam Utomo menggelar tasyakuran di atas Jembatan Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.&lt;br /&gt;Selain menyampaikan rasa gembirannya, Imam Utomo juga memotong tumpeng dan langsung menyerahkannya kepada M. Iksan, warga Ngrame. ’’Lumpur itulah yang membuat pertumbuhan ekonomi terganggu. Terganggu paling utama adalah transportasi,” ungkap Imam Utomo di sela-sela tasyakuran yang dihadiri Dirjen Bina Marga Departemen PU Hermanto Dardak, Bupati Mojokerto Suwandi dan Bupati Malang Sujud.&lt;br /&gt;Berangkat dari munculnya persoalan itu, maka pihaknya mengupayakan langkah untuk keluar. Salah satunya adalah dengan melebarkan jalan dan membuat jembatan tambahan yang merupakan jalur alternatif Japanan–Mojosari–Krian. ’’Dengan selesainya pembangunan jalan dan jembatan ini, akan bisa mengurangi kemacetan. Saya sudah lewat, dan kendaraan sudah lancar,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaannya, proyek tersebut didanai APBD provinsi dan APBN. Untuk APBD provinsi meng-cover jalan dan jembatan Mojosari–Krian. Sedangkan Japanan–Mojosari seluruhnya bersumber dari APBN.&lt;br /&gt;Lukman Hakim, Satker Peningkatan Jalan dan Jembatan Provinsi Jatim mengatakan, pengerjaan yang didanai APBD meliputi pelebaran jalan sepanjang 15,5 kilometer dan pembangunan 17 jembatan yang panjangnya mencapai 467,6 meter. Dari seluruh jembatan, terpanjang Jembatan Ngrame 225 meter. ’’Untuk pelebaran jalan nilai kontraknya Rp 48,5 miliar dan pembangunan jembatan sebesar Rp 41,5 miliar,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Untuk menyediakan seluruh anggaran yang dibutuhkan, tidak cukup setahun. Melainkan dua tahun, yaitu APBD provinsi 2007 dan 2008. Pengerjaannya mulainya tidak sama. Proyek pelebaran jalan pada Juli 2007 dan pembangunan jembatan lebih awal pada Juni. ’’Seluruh pengerjaannya selesai, bulan April dan Mei 2008,” paparnya.&lt;br /&gt;Tak hanya pembangunan, untuk mewujudkan jalan sekarang ini sekaligus keluar dari persoalan kemacetan, sebelumnya dilakukan pembebasan tanah. Dari 86 kepala keluarga (KK) yang lahannya dibebaskan, pemerintah menganggarkan sekitar Rp 3,2 miliar yang dilakukan pada tahun 2006. ’’Sebelumnya, lebar jalan hanya 6 meter. Setelah dilebarkan lebarnya sampai 11 meter. Hanya yang berada dekat jembatan yang mempunyai lebar 14 meter,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, untuk Japanan–Ngoro–Mojosari yang didanai APBN sejauh ini masih ada jembatan yang belum selesai. Namun, diupayakan bulan depan tuntas. Agung Teguh, Satker Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan mengatakan, proyek yang bersumber anggaran dari APBN ini dibagi tiga paket. Paket I meliputi Sidoarjo sampai Krian, paket II lingkar selatan Mojosari–Krian–Mlirip dan paket III Mojosari–Ngoro–Japanan. ’’Panjangnya mencapai 75 kilometer,” ungkap dia. Anggarannya dibagi per paket. Paket I sejumlah Rp 49 miliar, paket II sejumlah Rp 51 miliar dan paket III sebanyak Rp 53 miliar. (*)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Sumber: Radar Mojokerto-Jawa Pos&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6461454438610478623-561834612481402041?l=pojokprambon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokprambon.blogspot.com/feeds/561834612481402041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6461454438610478623&amp;postID=561834612481402041' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/561834612481402041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/561834612481402041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokprambon.blogspot.com/2008/10/jalur-japanan-krian-tuntas.html' title='Jalur Japanan-Krian Tuntas'/><author><name>Sukro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06196890757979296235</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SZdpdADYHug/SQSCbt3UV-I/AAAAAAAAAAo/yz_YfTaL3xc/s72-c/resmikan+jembatan+ngrame.jpg.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6461454438610478623.post-5071569448166353455</id><published>2008-10-25T19:51:00.004+07:00</published><updated>2008-10-27T16:25:46.931+07:00</updated><title type='text'>Trailer Hantam Panther dan Motor</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;KRIAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; – Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jl Raya Sidorejo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (25/10) sekitar pukul 09.30. Akibatnya, dua orang mengalami luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kecelakaan tersebut melibatkan satu truk, satu mobil Panther dan dua motor. Kecelakaan yang menyebabkan kemacetan sekitar 7 kilometer itu berawal saat sopir truk trailer nopol L 8715 BU melaju dari arah Krian. Saat sampai di TKP, diduga karena sopir mengantuk, truk tiba-tiba berjalan ke sisi kanan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada saat bersamaan, Panther nopol L 1653 JJ yang dikemudikan Suparno, 53, asal Jambangan Sawah, Surabaya berjalan dari arah berlawanan. Sementara dua motor juga melaju di belakangnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tak ayal, dalam kondisi tersebut tabrakan tak terhindarkan. Selain menabrak Panther, juga motor Honda NSR nopol W 3885 HY dan Honda Kharisma nopol L 5011 NQ ikut menjadi korban. Mobil Panther rusak di bagian samping dan belakang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sementara dua pengendara motor, yaitu Angelia, 20, asal Jambangan Surabaya dan Agung, 36, warga Sepanjang, Taman Sidoarjo mengalami luka serius karena sempat terseret truk. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Warga yang mengetahui kecelakaan ini, langsung mendatangi lokasi kejadian dan menolong para korban. Dua orang yang mengalami luka berat, langsung dilarikan ker RS Anwar Medika Balongbendo. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Akibat kecelakaan beruntun ini, jalur lalu lintas Krian–Surabaya macet total akibat truk dalam posisi berserakan. Kepala truk separonya masuk sungai, sementara bagian belakang menghalangi jalan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Beberapa saat kemudian, polisi yang datang ke lokasi kejadian dan langsung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; mengalihkan kendaraan untuk menghindari kemacetan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sementara itu, Kasatlantas Polres Sidoarjo AKP Andi Yudianto mengatakan, kecelakaan beruntun itu diduga karena sopir truk mengantuk. Karena tak mampu menguasai kendali, truk menabrak mobil dan motor di depannya, hingga menyebabkan tiga kendaraan itu ikut terlibat tabrakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;’’Kepala truk bahkan sampai nyungsep ke sungai,’’ ungkap AKP Andi Yudianto.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ironisnya, sopir melarikan diri usai kejadian tersebut. ’’Saat ini sopir truk masih terus kita lacak keberadaannya,’’ katanya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk kondisi korban, Andi juga masih belum bisa memastikan hingga kemarin. Dia mengatakan, korban yang mengalami luka parah berasal dari pengendara motor. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(*)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6461454438610478623-5071569448166353455?l=pojokprambon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokprambon.blogspot.com/feeds/5071569448166353455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6461454438610478623&amp;postID=5071569448166353455' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/5071569448166353455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/5071569448166353455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokprambon.blogspot.com/2008/10/trailer-hantam-panther-dan-motor.html' title='Trailer Hantam Panther dan Motor'/><author><name>Sukro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06196890757979296235</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6461454438610478623.post-7561888577106624552</id><published>2008-10-25T18:56:00.002+07:00</published><updated>2008-10-27T16:27:28.400+07:00</updated><title type='text'>Alihkan Porong ke Wilayah Barat</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;SIDOARJO - Pemerinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;h Kabupaten Sidoarjo berencana merekonstruksi Porong ke arah barat yaitu ke daerah Krembung, Prambon hingga ke Balongbendo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menurut Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso, wilayah Porong yang saat ini sudah terkena luapan lumpur akan direkonstruksi ke arah barat yaitu ke Krembung, Prambon sampai ke Balongbendo. Konsekuensinya, tentu akan terjadi perubahan tata ruang. Jika sebelumnya wilayah tersebut merupakan wilayah pertanian, maka nanti akan berubah menjadi wilayah non pertanian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;''Selama ini wilayah Krembung, Prambon dan Balongbendo itu merupakan wilayah pertanian. Apabila Porong jadi direkonstruksi ke wilayah tersebut otomatis tata ruang wilayah tersebut akan bergeser dari pertanian mungkin bisa jadi akan berubah menjadi wilayah industri,'' ujarnya Senin (26/2/08) di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selama ini, katanya, dampak lumpur terhadap pertumbuhan perekonomian di Sidoarjo sangat luar biasa. Pertumbuhan ekonomi di Sidoarjo turun mencapai 60-70 persen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rencana pemindahan jalur arteri nasional Jalan Raya Porong, jalur tol dan jalur kereta api, lanjut Win, merupakan starting point rekonstruksi Porong. Kalau jembatan Porong tidak ambles, mungkin masih bisa digunakan. Tetapi kalau ambles, otomatis jalan raya Porong akan mati. Matinya jalan tersebut akan menyebabkan perpindahan instrumen yang lain seperti pasar, pertokoan, dan pemukiman. (media center)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6461454438610478623-7561888577106624552?l=pojokprambon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokprambon.blogspot.com/feeds/7561888577106624552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6461454438610478623&amp;postID=7561888577106624552' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/7561888577106624552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/7561888577106624552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokprambon.blogspot.com/2008/10/alihkan-porong-ke-wilayah-barat.html' title='Alihkan Porong ke Wilayah Barat'/><author><name>Sukro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06196890757979296235</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6461454438610478623.post-1119156965360742628</id><published>2008-10-24T21:55:00.003+07:00</published><updated>2008-10-27T16:28:22.433+07:00</updated><title type='text'>Sebanyak 13 Jembatan di Ruas Mojosari-Ngoro Dilebarkan</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" align="left"&gt;MOJOSARI - Mengantisipasi kemungkinan terburuk pada ruas jalan Raya Porong, Dinas Pekerjaan Umum Prop jatim melakukan pelebaran 13 jembatan di ruas Mojosari-Ngoro di kabupaten Mojokerto, 13 jembatan tersebut dilebarkan antara 14-16 meter.&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kepala Satuan Non Vertikal Tertentu (SNKT) Proyek Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan Surabaya, Ir Agung Teguh di kantornya Jumat (6/6) mengatakan, dari 13 jembatan tersebut 3 jembatan yang memiliki bentang dilebarkan hingga 16 meter sedangkan 10 jembatan yang tidak memiliki bentang dilebarkan hanya 14 meter. Hingga saat ini proyek pembangunan jembatan tersebut sudah memasuki 50%.&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;“Jika sewaktu-waktu jalan raya Porong ditutup akibat tanggul jebol atau ruas jalan mengalami subsidence, jalur Mojosari-Ngoro siap menerima limpahan kendaraan 100%,”ujarnya.&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Untuk pelebaran jembatan tersebut pemerintah mengalokasikan dana sekitar 12 milyar. Tahun 2007 di ruas yang sama pemerintah telah melakukan peningkatan kualitas aspal sepanjang 12 km yakni ditinggikan hingga 5 cm. Rencananya perbaikan pembangunan jalan di ruas tersebut selesai akhir tahun 2008.&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sebelumnya pemerintah Prop jatim juga telah melakukan pembangunan jalan dan jembatan di ruas Krian-Mojosari. Pembangunan jalan propinsi tersebut menyerap dana sekitar 95 miliyar. Dana tersebut dipenuhi dalam 2 tahun anggaran yakni 2007 sebanyak 70 miliyar dan 2008 25 miliyar. Adapun panjang jalan Krian-Mojosari yakni 15,45 km terdiri dari 3 ruas meliputi Jalan Katerungan 0,90 km, Lingkar Selatan Krian 2,10 km, jalan Krian-Mojosari 12,45 km.&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sedangkan paket pembangunan yang dikerjakan meliputi pembangunan jembatan Ngrame II sepanjang 358 meter meliputi 11 jembatan yakni jembatan Tropodo 7 meter, Box Tulvoerp Krian 5 meter, balai Panjang 7 meter, watutulis 17 meter, Kedung Nguling 14 meter, Plintahan 7 meter, Tangunan 7 meter, Prambon 19 meter, Ngrame II 225 meter, Ngrame IV 40 meter, Ngrame V 10 meter. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Seluruh paket pembangunan jalan propinsi ini telah selesai sejak April lalu.&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penutupan tanggul&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hari ini Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo telah menyelesaikan penutupan tanggul cincin di titik 45 Desa Siring Kecamatan Porong Sidoarjo.&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Humas BPLS Ahmad Zulkarnain mengatakan, untuk menormalkan kembali tanggul di sekitar sumur banjar panji I yang merupakan semburan utama lumpur lapindo, BPLS membutuhkan waktu 3 hari jika tidak mengalami subsidence lagi BPLS akan terus melakukan penindian pada tanggul utama.&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Terkait upaya DPU yang melakukan perbaikan jembatan Mojosari-Ngoro Zulkarnain menambahkan, langkah antisipasi tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Meski saat ini Jalan Raya Porong masih bisa menjadi jalur utama menuju kawasan Jatim sebelah selatan. Upaya tersebut paling tidak dapat mengurangi kepanikan pengguna kendaraan. (*)&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" align="left"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber: Dinas Infokom Jatim&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6461454438610478623-1119156965360742628?l=pojokprambon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokprambon.blogspot.com/feeds/1119156965360742628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6461454438610478623&amp;postID=1119156965360742628' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/1119156965360742628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6461454438610478623/posts/default/1119156965360742628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokprambon.blogspot.com/2008/10/sebanya-13-jembatan-di-ruas-mojosari.html' title='Sebanyak 13 Jembatan di Ruas Mojosari-Ngoro Dilebarkan'/><author><name>Sukro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06196890757979296235</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
